Istilah Dasar Dalam Forex Yang Perlu Di Ketahui Trader

Istilah Dasar Dalam Forex Yang Perlu Di Ketahui Trader
Istilah Dasar Dalam Forex Yang Perlu Di Ketahui Trader

Istilah Dasar Dalam Forex Yang Perlu Di Ketahui Trader

Saat kita mulai untuk membuka suatu order yang baru, maka Anda akan akan menemukan beberapa kata serta istilah yang sangat baru. Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa istilah yang sangat penting dalam Forex yang perlu diketahui oleh para trader pemula sebelum memulai trading.

Kita akan menggunakan pasangan mata uang yang paling popular yaitu EUR/USD dalam percobaan trading kita. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca artikel ini sampai tuntas.

Pasangan Mata Uang

Gambar 1 – Pasangan mata uang EUR/USD
Dalam pasangan mata uang, maka mata uang pertama disebut dengan mata uang dasar, sedangkan yang kedua disebut mata uang kuotasi. Contonya: EUR/USD, mata uang dasarnya adalah Euro, dan kita akan menjual membelinya dengan Dolar.

Pada grafik harga, kita bisa melihat terjadinya perubahan suatu harga dari mata uang dasar terhadap mata uang kuotasinya. Pada grafik harga EUR/USD bergerak turun, artinya, EUR semakin lemah/harga lebih rendah, sedangkan USD semakin kuat demikian sebaliknya.

Jika dikategorikan penggolongan pasangan mata uang, maka kita dapat membagikan mata uang tersebut kedalam golongan:

  • Pasangan mata uang mayor;
  • Pasangan mata uang minor (cross pair);
  • Eksotis.
Untuk pasangan mata uang mayor terdiri atas mata uang dolar AS dan yang paling populer ditradingkan. Misalnya: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF, AUD/USD dll. Dalam dunia trading terutama trading forex, 90% trader bertransaksi dengan menggunakan pasangan mata uang EUR/USD.

Bagaimana tentang pasangan mata uang minor atau sering juga di bilang cross pair? Berbicara tentang Cross pair, maka pasangan mata uang ini terdiri atas dua mata uang populer, tapi tanpa melibatkan dolar AS. Cross pair yang paling banyak dijumpai adalah euro, yen dan pound Inggris. Misalnya: EUR/GBP, EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/AUD dll.

Untuk pasangan mata uang eksotis, maka pair ini terdiri atas satu mata uang mayor dan satu mata uang yang merepresentasikan ekonomi negara berkembang (Brasil, Meksiko, India dll.) atau ekonomi kecil (Swedia, Norwegia dll.). Pasangan-pasangan ini dikenal memiliki nilai volatilitas yang sangat tinggi. Misalnya: USD/NOK, USD/HKD, USD/ZAR, USD/MXN, USD/RUB, EUR/TRY, USD/BRL, USD/TRY dll.

Pip dan Big Figure

Gambar 2 – Pip dan Big Figure
Di pasar forex, nilai mata uang dinyatakan dalam satuan pip. Jika kita melihat kuotasi harga EUR/USD 1.1322, artinya kita bisa membeli 1 euro dengan 1.1322 dolar AS. Jika kurs berubah dan menjadi 1.1328, berarti euro baru saja mendapat 6 pip lebih tinggi.

Nilai tukar biasanya dikutip sampai 5 digit. Tiga digit pertamanya disebut Big Figure. Pelebelan Big Figure juga berlaku untuk perubahan harga kuotasi di atas 100 pip (Misalnya, dari 1.1279 menjadi 1.1179).

Spread

Gambar 3 – Spread
Spread adalah selisih antara harga ask dan bid terbaik pada waktu yang sama. Selisih ini bisa dikatakan sebagai komisi broker dimana merupakan jasa atas penyediaan layanan. Oleh karena itu ketika trader membuka order baru, mereka pada awalnya akan merugi sebesar jumlah spread. Jadi, semakin kecil spread suatu broker, maka semakin baik bagi para trader.

Stop Loss dan Take Profit

Gambar 4 – Stop Loss dan Take Profit
Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) adalah limit order yang kita lakukan untuk menutup suatu transaksi pada kondisi tertentu. TP akan menutup order yang kita buat ketika order mencapai profit tertentu. Sedangkan SL diperlukan untuk meminimalkan risiko dan mencegah kerugian modal yang besar. Logika yang harus dipahami dalam penentuan Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) adalah sebagai berikut:

  • Jika kita melakukan Buy pada Euro, maka TP harus lebih besar dari harga order kita, sedangkan SL lebih kecil;
  • Jika kita melakukan Sell pada Euro, maka TP harus lebih kecil dari harga order kita, sedangkan SL lebih besar.
Proses pengaturan TP dan SL bisa ditentukan langsung saat order dibuka, atau menyesuaikannya setelah posisi telah dibuka. Setiap trader menetapkan TP dan SL secara manual, dan umumnya menggunakan SL 3 sampai 5 kali lebih kecil dari TP yang disarankan.

Volume

Gambar 5 – Volume
Volume dalam forex menunjukkan jumlah mata uang yang ingin kita beli atau jual dalam satu order. Volume diukur dalam satuan lot. 1 lot di MetaTrader sama dengan 100.000 unit mata uang dasar. Nilai terbesar volume dari order yang kita lakukan tergantung pada jumlah deposit yang ada di akun kita.

Tidak semua trader memiliki kesempatan untuk membeli atau menjual 1 lot, oleh karena itu broker menyediakan leverage kepada klien. Broker menawarkan leverage 1:1000, yang artinya Anda bisa menjalankan order 1000 kali lebih besar dari modal Anda. Adapun volume order terkecil dimulai dari 0.01 lot.

Penutup

Demikianla artikel singkat untuk Anda, terutama untuk trader pemula. Pada artikel kali ini kami sengaja untuk merangkum beberapa istilah dasar yang sangat mungkin Anda jumpai saat trading forex. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua.

Sumber: AMarkets.

Di tulis oleh:
Profil penulis
Maurits Wattimena
Analis Trading Broker AMarkets

Diterbitkan oleh: DFX.
Next Post Previous Post